
Pernahkah kalian penasaran sejauh mana materi yang telah dikuasai selama mengikuti pelajaran tertentu? Jika penasaran, apa yang biasa kalian lakukan? Apakah kalian pernah mengerjakan soal-soal secara mandiri setelah memperoleh pembelajaran di sekolah? Kemudian, hasil dari pengerjaan soal-soal tersebut kalian nilai sendiri. Hasil nilainya kalian gunakan untuk mengukur sejauh mana materi yang dapat diserap selama pembelajaran. Jika nilainya bagus, menunjukkan bahwa kalian mampu memahami materi dengan baik. Sebaliknya, apabila nilainya kurang bagus maka kalian belum memahami materi dengan baik. Tahukah kalian bahwa kegiatan semacam dinamakan asesmen mandiri?
Asesmen mandiri dapat disebut dengan penilaian diri (self assessment). Penilaian diri atau asesmen mandiri adalah teknik penilaian yang mana kalian sebagai peserta didik diminta menilai diri sendiri. Penilaian ini dapat berkaitan dengan status, proses, dan tingkat pencapaian kompetensi yang dipelajari dalam mata pelajaran tertentu. Tujuan dari penilaian diri untuk mengukur kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Teknik penilaian diri dapat digunakan untuk mengukur kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dengan melakukan asesmen mandiri, kalian terdorong untuk mencari tahu mencari tahu kelemahan dan kekuatan yang dimiliki. Setelah mampu mengetahui kelemahan dan kekuatan diri, kalian akan lebih mudah menentukan langkah-langkah yang tepat untuk mencapai hasil belajar yang diinginkan.
Bagaimana cara melakukan asesmen mandiri? Banyak cara yang dapat dilakukan tergantung dari jenis kompetensi yang ingin dinilai. Jika ingin menilai tingkat kompetensi kognitif, kalian dapat melakukan penilaian seperti contoh pada bacaan di paragraf pertama. Adapun asesmen mandiri untuk kompetensi afektif dapat dilakukan dengan membuat tulisan yang memuat curahan perasaan terhadap suatu objek tertentu. Sementara itu, asesmen mandiri untuk kompetensi psikomotorik dapat dilakukan dengan menilai keterampilan yang telah dikuasai.
Di era digital saat ini, kalian dapat melakukan asesmen mandiri dengan bantuan teknologi. Bukankah kalian penasaran bagaimana cara melakukan asesmen mandiri berbasis teknologi? Tentu saja, dengan cara memanfaatkan berbagai platform pendidikan yang menyediakan fitur asesmen mandiri. Platform Jelajah Ilmu, misalnya, menyediakan asesmen mandiri untuk menguji kompetensi kognitif. Bentuk asesmen mandiri di platform tersebut berupa soal-soal ujian yang beragam jenisnya sesuai dengan mata pelajaran yang ada. Soal-soal ujian dapat dipilih sendiri dan sudah dilengkapi dengan kunci jawaban sehingga memudahkan penggunanya.
Berminat mencoba asesmen mandiri melalui platform Jelajah Ilmu? Untuk lebih lengkapnya, silahkan kunjungi link YouTube. Link tersebut berisi langkah-langkah dalam membuat asesmen mandiri melalui platform Jelajah Ilmu. Selamat mencoba
Rofida Umaya
Sumber:
Sudaryono, 2012. Dasar-Dasar Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Wahyuningsih, Reni, Wahyuni, Sri, Lesmono, A.D, “Pengembangan Instrumen Self Assesment Berbasis WEB untuk Menilai Sikap Ilmiah Pada Pembelajaran Fisika di SMA”, Jurnal Pembelajaran Fisika, Vol.4 No.4 (2016) : 338 – 343.
