Mengenal Metode Pembelajaran Jigsaw

Metode jigsaw dapat menjadi pilihan guru untuk diterapkan di kelas. (Gambar: https://www.pexels.com/photo/boy-using-silver-macbook-indoors-3401403/, diunduh 7 November 2022)

Apa itu Metode Pembelajaran Jigsaw?

Bapak/Ibu guru tentu telah mengetahui dan menerapkan berbagai metode pembelajaran. Salah satu di antaranya yaitu metode pembelajaran jigsaw. Metode pembelajaran Jigsaw merupakan metode pembelajaran yang dilakukan siswa secara berkelompok dan merupakan metode belajar kooperatif. Dalam pembelajaran menggunakan metode ini, siswa membentuk kelompok belajar dan tiap-tiap siswa di dalam satu kelompok bertanggung jawab atas topik pembahasan suatu pembelajaran. Selanjutnya, setiap siswa akan membagikan informasi terkait topik yang dipelajari sehingga setiap kelompok akan mendapatkan informasi utuh terkait topik pembelajaran. Idealnya, satu kelompok belajar dalam metode pembelajaran jigsaw terdiri atas empat hingga lima siswa.  

Mengapa Guru Perlu Mengaplikasikan Metode Pembelajaran Jigsaw?

Dari berbagai metode pembelajaran siswa, metode jigsaw dapat menjadi pilihan guru untuk diterapkan di kelas. Setidaknya, terdapat tiga alasan mengapa metode pembelajaran jigsaw perlu diterapkan dalam pembelajaran di kelas.

  1. Membantu pemahaman siswa melalui proses berbagi informasi dalam satu kelompok.
  2. Mendorong terjadinya proses pembelajaran kooperatif antarsiswa.
  3. Meningkatkan keterampilan siswa dalam berkomunikasi dan menyampaikan pikirannya.

Kelebihan dan Kekurangan Metode Pembelajaran Jigsaw

Setiap metode pembelajaran tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan guru. Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan setiap metode, barulah guru mempertimbangkan metode pembelajaran yang akan digunakan di kelas. Hal ini juga berlaku bagi metode pembelajaran jigsaw. Berikut kelebihan dan kekurangan metode pembelajaran jigsaw.

Kelebihan Metode Pembelajaran Jigsaw.

  1. Metode pembelajaran jigsaw membuat siswa belajar secara mandiri, kemudian membagikan informasinya di kelas. Beban guru dalam menjelaskan materi tentunya akan berkurang.
  2. Terdapat ketergantungan positif antarsiswa selama proses pembelajaran.
  3. Terjadi pemerataan dalam pemahaman materi pembelajaran.
  4. Setiap siswa mendapatkan kesempatan menjelaskan materi.
  5. Meningkatkan keaktifan siswa dalam berkomunikasi di kelas.
  6. Meningkatkan proses kerja sama antarsiswa.

Kekurangan Metode Pembelajaran Jigsaw.

  1. Siswa yang terlalu aktif dapat mendominasi kelompok belajarnya dan ruang bagi teman sekelompok untuk menyampaikan pikirannya akan berkurang.
  2. Siswa dengan literasi yang kurang akan menemui kesulitan dalam memberikan penjelasan kepada teman kelompoknya.
  3. Siswa yang pasif dan tidak percaya diri akan merasa tidak nyaman dengan metode ini. Perlu dukungan guru dan teman sekelasnya agar ia menjadi aktif dan percaya diri.
  4. Guru perlu jeli dalam membentuk kelompok yang heterogen untuk menghindari adanya kelompok yang terlalu menonjol dan sebaliknya.

Metode pembelajaran jigsaw merupakan metode yang dapat memberikan manfaat jika diterapkan di kelas. Metode ini melatih kemandirian belajar dan kerja sama antarsiswa. Akan tetapi, guru juga perlu memperhatikan kekurangan-kekurangan metode ini agar pembelajaran berjalan maksimal.

Adhi wardhana

Sumber:

https://web.archive.org/web/20221107064745/https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/mengenal-model-pembelajaran-jigsaw-di-sekolah, diakses 7 November 2022

https://view.officeapps.live.com/op/view.aspx?src=https%3A%2F%2Flmsspada.kemdikbud.go.id%2Fpluginfile.php%2F544050%2Fmod_resource%2Fcontent%2F1%2FJigsaw%2520Fix.pptx&wdOrigin=BROWSELINK, diakses 7 November 2022