Strategi Meningkatkan Mutu Pembelajaran

Meningkatkan mutu pembelajaran harus didukung oleh semua pihak sekolah.
(Gambar: https://www.pexels.com/photo/photography-of-people-graduating-1205651/, diunduh 7 November 2022)

Perkembangan dan kemajuan sekolah dapat dilihat dari meningkatnya mutu pembelajaran dalam sekolah. Pentingnya mutu pembelajaran tersebut menjadikan kepala sekolah harus memikirkan upaya untuk mengembangkan mutu pembelajaran di sekolah. Komponen-komponen yang harus diperhatikan dalam peningkatan mutu pembelajaran di sekolah yaitu sebagai berikut.

1. Kemampuan Guru

Komponen utama yang menunjang peningkatan mutu pembelajaran adalah kemampuan guru. Rangkaian kegiatan yang dilakukan guru dalam melaksanakan pengajaran sangat menentukan mutu pembelajaran. uru merupakan salah satu pelaku dalam penyelenggaraan pembelajaran, sehingga guru harus benar-benar memiliki kemampuan, keterampilan, dan sikap profesional. Kepala sekolah dapat mengupayakan agar para guru selalu mengikuti perkembangan teknologi dan informasi. Kepala sekolah dapat mendorong guru mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan, seminar pendidikan, workshop, dan studi banding untuk meningkatkan kemampuan.

2. Penguasaan Materi dan Kurikulum

Komponen lain yang menunjang peningkatan mutu pembelajaran yaitu penguasaan materi dan kurikulum. Materi dan kurikulum harus dikuasai guru. Materi dan kurikulum merupakan objek yang akan disampaikan kepada peserta didik. Dengan demikian, penguasaan materi merupakan kunci yang menentukan keberhasilan dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Oleh karena itu, seorang guru dituntut untuk menguasai materi dan kurikulum sebelum melaksanakan pengajaran di kelas. 

3. Penggunaan Metode Mengajar

Metode mengajar merupakan komponen penting dalam peningkatan mutu pembelajaran. Metode mengajar yang dipakai guru di depan kelas tentunya akan memberikan kontribusi bagi peningkatan mutu pembelajaran. Dengan menggunakan metode mengajar yang benar dan tepat, siswa akan lebih mudah dalam memahami materi yang disampaikan guru.

4. Pendayagunaan Fasilitas Pendidikan

Komponen lainnya yang menentukan peningkatan mutu pembelajaran yaitu fasilitas pendidikan. Mutu pembelajaran akan baik apabila pelaksanaan pembelajaran didukung oleh fasilitas pendidikan yang memadai. Keadaan tersebut memudahkan guru dan siswa untuk menyelenggarakan pembelajaran. Dengan demikian, pendayagunaan fasilitas pendidikan harus mendapat perhatian sekolah dalam upaya mendukung peningkatan mutu pembelajaran. 

5. Penyelenggaraan Pembelajaran dan Evaluasi

Mutu pembelajaran juga ditentukan oleh penyelenggaraan pembelajaran dan evaluasi. Keadaan ini menunjukkan bahwa pada dasarnya mutu akan dipengaruhi oleh proses. Dengan demikian, guru harus mampu mengelola pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran, sehingga mampu mewujudkan peningkatan mutu yang tinggi. Kepala sekolah dapat memberi motivasi dengan cara kunjungan kelas. Kepala sekolah akan mengetahui kendala yang dialami, baik oleh  guru maupun peserta didik dalam proses belajar mengajar di kelas.

6. Pelaksanaan Kegiatan Kurikuler dan Ekstrakurikuler

Peningkatan mutu pembelajaran dipengaruhi pula oleh pelaksanaan kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler. Mutu pembelajaran dapat ditingkatkan apabila siswa diberikan kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler yang tepat. Kegiatan ekstrakurikulerakan menambah pengetahuan siswa di luar pengajaran inti di kelas. Kegiatan itu juga akan meningkatkan kreativitas dan kompetensi siswa.

Endah Dwi Atmajati

Sumber: 
https://web.archive.org/save/https://www.infodiknas.com/29109.html, diakses 03   November 2022