
(Gambar: https://www.pexels.com/photo/kind-elderly-ethnic-woman-lying-in-bed-with-curious-grandchildren-and-reading-book-5692244/, diunduh 14 November 2022)
Anak cerdas dan berprestasi tentu menjadi dambaan setiap orang tua. Bagi si anak, kecerdasan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan prestasinya di sekolah dan masa depannya kelak. Standar ukuran yang sering digunakan untuk menilai kecerdasan anak adalah Intelligence Quotient (IQ). Unsur-unsur yang dinilai meliputi kemampuan dalam menalar, merencanakan, memecahkan masalah, dan memahami ide-ide yang bersifat kompleks. Berbagai penelitian yang dilakukan oleh para ahli juga menunjukkan bahwa kecerdasan anak mulanya diturunkan langsung secara genetik dari orang tuanya.
Walaupun faktor genetik merupakan salah satu faktor penentu kecerdasan anak, orang tua juga harus memahami bahwa faktor lingkungan juga dapat mempengaruhi. Faktor lingkungan dapat meliputi pola asuh orang tua, asupan nutrisi, pendidikan formal maupun nonformal, hingga kasih sayang dari orang tua.
Orang tua dapat mengoptimalkan kecerdasan anak melalui berbagai upaya, mulai dari yang paling sederhana hingga yang bersifat kompleks. Berikut beberapa upaya yang dapat dilakukan.
- Mengajak anak berbicara
Perkembangan kemampuan bicara anak tentu tidak luput dari bimbingan orang tua. Orang tua harus sering mengajak anaknya berbicara supaya kemampuan berbicara anak lebih cepat berkembang, terutama saat anak masih dalam tahap belajar berbicara.
- Membacakan buku cerita
Membacakan buku secara rutin memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak. Membacakan buku cerita dapat mengoptimalkan kecerdasan anak, mulai dari kemampuan verbal, kemampuan mendengarkan dan konsentrasi, hingga kemampuan dalam berimajinasi.
- Mengajarkan bermain alat musik
Anak yang belajar memainkan alat musik cenderung memiliki kecerdasan intelektual dan akademik yang bagus. Oleh karena itu, mengajarkan alat musik kepada anak dapat menjadi pilihan untuk mengoptimalkan kecerdasannya.
- Mengajarkan bahasa asing
Kebanyakan anak yang diajari bahasa asing oleh orang tuanya memiliki tingkat kecerdasan lebih tinggi daripada anak-anak yang hanya berbicara satu bahasa. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika Anda sebagai orang tua mengajarkan bahasa asing kepada anak sejak dini. Mengajarkan bahasa asing dapat dilakukan dengan menggunakan media buku bacaan, lagu, dan video.
- Memenuhi asupan nutrisi yang cukup
Cara selanjutnya yang tak boleh dilupakan untuk mengoptimalkan kecerdasan anak adalah memenuhi asupan nutrisinya setiap hari. Pola makan bergizi dan asupan nutrisi yang cukup dapat meningkatkan perkembangan otak dan kecerdasan anak.
Dengan rutin mengajarkan aktivitas yang positif kepada anak serta memenuhi kebutuhan nutrisi, diharapkan anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, dan berprestasi. Jadilah orang tua yang pandai dalam melihat potensi anak sehingga kecerdasan dan bakat anak menjadi semakin berkembang.
Yohanes E.C
Sumber:
http://p4tkmatematika.kemdikbud.go.id/berita/2008/11/07/mengasah-kecerdasan-matematis-logis-anak-sejak-usia-dini/, diakses 03 November 2022
http://pauddikmasjateng.kemdikbud.go.id/fj45/html/index.php?id=artikel&kode=21, diakses 03 November 2022
https://bbgpjabar.kemdikbud.go.id/meningkatkan-kreativitas-anak-usia-dini-melalui-berbagai-permainan/, diakses 03 November 2022
