
(Gambar: https://pixabay.com/id/photos/kuliah-siswa-universitas-pendidikan-385357/, diunduh 21 November 2022)
Perkembangan teknologi yang makin canggih di era globalisasi menjadi tantangan tersendiri dalam dunia pendidikan. Tantangan ini terjadi karena arah pembelajaran di masa depan mengharuskan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Digitalisasi dalam pendidikan ini perlu dilakukan guna mencetak SDM unggul dan berdaya saing global. Warga sekolah diharuskan ikut beradaptasi terhadap kebiasaan baru, yaitu pembelajaran menggunakan teknologi. Oleh karena itu, digitalisasi sekolah merupakan kebijakan tepat guna mengoptimalkan peningkatan mutu pendidikan ke depan.
Keberhasilan digitalisasi sekolah bukan tanggung jawab kepala sekolah saja, melainkan banyak pihak. Namun, sebagai pemimpin di sekolah, kepala sekolah berperan penting dalam realisasi program tersebut. Kepala sekolah memiliki kemampuan untuk memimpin sumber daya di suatu sekolah sehingga dapat didayagunakan secara maksimal guna mencapai tujuan bersama. Dengan kata lain, kepala sekolah merupakan kekuatan sentral yang menjadi penggerak bagi kehidupan sekolah. Kepala sekolah paling memahami tugas setiap pemangku kepentingan di sekolah sehingga mampu mengarahkannya. Peran kepala sekolah inilah yang sangat penting dalam keberhasilan implementasi suatu program di sekolah, termasuk digitalisasi sekolah.
Digitalisasi sekolah merupakan wujud penyesuaian pembelajaran saat ini. Kepala sekolah membutuhkan strategi kepemimpinan untuk memperlancar implementasi digitalisasi sekolah. Apa saja strategi kepemimpinan yang dapat dilakukan oleh kepala sekolah? Silakan, simak uraian berikut.
- Kepala sekolah harus mampu melihat peluang dan potensi yang ada dengan mengidentifikasi permasalahan di sekolah. Pengidentifikasian dilakukan sebagai dasar pengembangan sekolah. Kepala sekolah harus mampu memotivasi para pemangku kepentingan sekolah agar ikut terlibat secara aktif menyelesaikan persoalan di sekolah.
- Sebagai supervisor, kepala sekolah harus mampu berperan menjadi pemimpin instruksional dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran abad ke-21. Dalam menjalankan tugas ini, kepala sekolah dapat menyesuaikan dengan konsep pendekatan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS).
- Kepala sekolah sebagai pemimpin harus mampu mengajak seluruh pihak sekolah dan orang tua siswa bersama-sama mewujudkan pendidikan yang dinamis dan sesuai dengan perkembangan industri 4.0.
- Kepala sekolah harus memberikan dukungan dan penghargaan kepada tenaga pendidik dan peserta didik yang telah mencetak prestasi, inovasi, dan pencapaian lain yang membanggakan, baik di lingkungan internal maupun eksternal sekolah.
Itulah beberapa strategi kepemimpinan yang dapat dilakukan oleh kepala sekolah. Untuk memudahkan terwujudnya digitalisasi sekolah, strategi-strategi tersebut dapat dicoba. Ingat bahwa masih ada tujuan yang harus dicapai, yaitu membentuk peserta didik yang mampu berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, komunikatif, serta melek teknologi.
Rofida Umaya
Sumber:
Taufikurrahman. 2021. Kepemimpinan Kepala Sekolah di Era Digital. Seminar Nasional Magister Management UNISKA MAB Vol (1) No (1).
Jannah, Lilis Kholifatul. 2020. Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 : Perspektif Manajemen Pendidikan. Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol (2) No (1).
https://web.archive.org/web/20221116063055/https://ditpsd.kemdikbud.go.id/public/artikel/detail/tanggung-jawab-bersama-mewujudkan-digitalisasi-sekolah-dasar, diakses 16 November 2022.
https://web.archive.org/web/20220824085038/https://ditpsd.kemdikbud.go.id/hal/program-digitalisasi-sekolah, diakses 16 November 2022.
