
“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”
Apakah kalian tidak awam dengan kalimat di atas? Kalimat tersebut dicetuskan oleh Presiden pertama Indonesia, yaitu Ir. Soekarno. Makna kalimat itu berkaitan dengan peran seluruh bangsa Indonesia dalam membangun negara, terutama peran para pemuda. Melalui kreativitas dan pemikirannya, seorang pemuda diharapkan mampu memberi andil besar dalam upaya pembangunan nasional. Sudahkah kamu ikut serta dalam upaya pembangunan nasional?
Sebagai seorang pemuda, kamu dapat ikut serta melakukan pembangunan nasional melalui bidang pendidikan. Tindakan awal yang dapat kamu lakukan yaitu belajar secara giat berbagai ilmu pengetahuan. Salah satu ilmu pengetahuan yang dapat kamu pelajari yaitu ilmu sosial dan sejarah. Tahukah kamu, ilmu sosial dan sejarah termasuk ilmu umum yang dapat dipelajari oleh siapa pun. Mengapa kamu harus mempelajari ilmu sosial dan sejarah? Berikut penjelasan tentang pentingnya mempelajari ilmu sosial dan sejarah.
- Menumbuhkan semangat kebersamaan sehingga mengurangi perpecahan di masyarakat.
Indonesia memiliki banyak pulau dan beragam suku, bahkan di setiap provinsi. Kondisi ini tentunya membuat tiap masyarakatnya memiliki pola pikir yang berbeda. Perbedaan ini dapat menyebabkan perpecahan apabila masyarakat tidak saling menghargai. Di sinilah ilmu sosial dan sejarah berperan penting untuk membentuk pola pikir masyarakat. Dengan mempelajari ilmu ini, kalian juga akan lebih memahami karakteristik masyarakat dari berbagai wilayah. Dampak positifnya, semangat kebersamaan akan tumbuh pada diri kalian sehingga meminimalkan perpecahan yang mungkin timbul.
- Menumbuhkan jiwa nasionalisme pada generasi muda
Generasi muda dianggap sebagai kekuatan masyarakat dalam menciptakan bangsa yang maju. Berdasarkan peran inilah, generasi muda perlu mempelajari ilmu sosial khususnya terkait sejarah bangsa sendiri. Mengapa demikian? Dengan mempelajari ilmu sosial dan sejarah, generasi muda menjadi paham tentang pengorbanan para pahlawan untuk mencapai kemerdekaan, membangun jiwa pantang menyerah, serta lebih menghargai persatuan dan kesatuan yang sudah terjalin hingga saat ini. Ilmu tersebut juga dapat diterapkan sebagai pedoman untuk terus maju dan berkembang, sehingga rasa nasionalisme akan tetap tertanam pada jiwa generasi muda bangsa.
- Menciptakan generasi unggul dan memajukan pendidikan dalam negeri
Menciptakan generasi unggul merupakan salah satu tujuan bangsa Indonesia. Generasi unggul bercirikan penguasaan ilmu pengetahuan yang baik, wawasan luas, serta perilaku terpuji. Dengan mempelajari ilmu sosial dan sejarah, kamu ikut serta dalam menciptakan generasi unggul dan memajukan pendidikan dalam negeri. Generasi muda pun akan lebih termotivasi untuk berperan aktif menyempurnakan keyakinan dasar masyarakat serta pola pikir masa lalu menjadi pola pikir yang lebih maju. Namun, tindakan ini tetap harus didasari oleh ilmu pengetahuan yang kredibel agar tidak merusak budaya di masyarakat.
Itulah beberapa manfaat yang akan diperoleh apabila kamu mempelajari ilmu sosial dan sejarah. Sebagai generasi penerus bangsa, kamu diharapkan untuk selalu mempelajari dan memaknai ilmu tersebut sepanjang waktu. Motivasi ini pun tertuang melalui semboyan dari Ir. Soekarno yaitu “Jas Merah” atau singkatan dari jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Ayo, kalian jangan pernah melupakan sejarah ya.
Salma Bela
Sumber: http://web.archive.org/web/20220815092153/https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbmaluku/tiada-masa-depan-tanpa-hari-kemarin-pentingnya-belajar-sejarah-untuk-memahami-masa-kini/, diakses 28 Desember 2022
