
Komunikasi merupakan salah satu faktor penting dalam membentuk hubungan yang baik antara orang tua dengan anak. Orang tua memiliki peran sentral dalam menciptakan komunikasi yang baik dengan anak. Menurut Djamarah (2004), orang tua harus proaktif untuk mengawali pembicaraan dengan anak. Orang tua tidak disarankan memaksa anak agar memahami dunia orang tua dan berpikir serta berperilaku seperti orang tua. Akan tetapi, orang tua perlu mendengarkan anak dan melakukan komunikasi dua arah agar anak merasa lebih dihargai.
Saat libur sekolah tiba, anak biasanya lebih senang menghabiskan waktu liburan dengan teman-teman sebayanya daripada orang tuanya. Kondisi tersebut menyebabkan intensitas komunikasi antara orang tua dan anak berkurang. Oleh karena itu, selain memberikan waktu kepada anak untuk bermain bersama teman-temannya, orang tua juga perlu merencanakan kegiatan yang dapat dilakukan bersama anak saat libur sekolah. Berbagai kegiatan ini dilakukan agar komunikasi yang baik dapat terjaga dan orang tua dapat mempererat hubungannya dengan anak. Beberapa kegiatan berikut dapat dilakukan orang tua untuk menjaga komunikasi yang baik dengan anak saat libur sekolah.
- Melakukan hobi bersama keluarga.
Libur sekolah merupakan salah satu momen berkumpul keluarga. Orang tua dapat memanfaatkan momen ini untuk mengajak anak melakukan hobinya bersama-sama, seperti memasak, bermain musik, menggambar, atau berolahraga bersama. Melalui berbagai kegiatan tersebut, orang tua dapat mengarahkan anak untuk menyalurkan hobinya dengan lebih baik. Selain itu, orang tua juga dapat membangun komunikasi yang lebih baik melalui aktivitas yang dilakukan bersama anak.
- Mengajak anak memainkan game bersama.
Memainkan game atau permainan bersama merupakan salah satu upaya mempererat hubungan orang tua dan anak. Orang tua dapat mengisi waktu luang saat libur sekolah dengan cara mengajak anak bermain bersama. Di rumah, orang tua dapat mengajak anak bermain puzzle, tebak gambar, lego, atau permainan tradisional.
- Membuat kerajinan atau prakarya.
Membuat prakarya atau kerajinan dapat dilakukan oleh orang tua bersama anak yang memiliki ketertarikan di bidang seni. Kegiatan seperti melukis di kanvas atau mug, membuat gantungan kunci, meronce, atau membuat karya seni mozaik merupakan kegiatan yang dapat melatih kreativitas anak. Orang tua dapat melakukan berbagai kegiatan tersebut sembari mendengarkan anak bercerita. Hal ini diperlukan karena komunikasi yang baik tidak hanya melalui bicara, namun juga orang tua perlu menjadi pendengar yang baik bagi anak.
Komunikasi yang baik dilakukan secara dua arah. Berbagai kegiatan di atas yang bisa dilakukan saat libur sekolah dapat mendorong komunikasi dua arah antara orang tua dengan anak. Komunikasi seperti ini dapat mengembangkan kepercayaan diri anak karena anak merasa dihargai keberadaannya dan didengarkan pendapatnya. Oleh karena itu, orang tua perlu senantiasa menjalin komunikasi yang baik dengan anak agar dapat saling memahami dan saling memberikan rasa nyaman.
Yashinta Dewi
Sumber:
http://web.archive.org/web/20221209025650/https://www.fimela.com/parenting/read/4988291/aktivitas-seru-sambut-liburan-sekolah-anak-ala-caca-tengker, diakses 29 Desember 2022
http://web.archive.org/web/20221127153705/https://hellosehat.com/parenting/anak-6-sampai-9-tahun/perkembangan-anak/pentingnya-komunikasi-dengan-anak/, diakses 29 Desember 2022
Sofwan, R. I. M & Triana, N. E. 2016. Hubungan Antara Konsep Diri dengan Komunikasi Interpersonal yang Efektif Antara Ibu dan Anak. Jurnal Psikologi Perseptual.
