
(Gambar: https://pixabay.com/photos/conference-lecture-training-3248255/, diunduh 15 Oktober 2022)
Asesmen Nasional (AN) adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk meningkatkan mutu pendidikan di setiap sekolah. AN diikuti oleh kepala sekolah, guru, dan siswa. Kepala sekolah dan guru mengikuti AN dengan mengisi Survei Lingkungan Belajar. Sementara itu, siswa harus mengikuti Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).
Soal-soal yang diujikan pada AKM memiliki bentuk yang berbeda dengan soal-soal Ujian Nasional (UN). Jika UN mengukur kompetensi siswa pada penguasaan materi yang diajarkan dalam mata pelajaran, AKM mengukur tingkat kompetensi minimum siswa. Berbeda dari UN, soal-soal AKM berupa soal-soal yang mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa. Agar lulus uji literasi dan numerasi, siswa harus mengenal dan sering berlatih mengerjakan soal-soal AKM.
Ada beberapa bentuk soal AKM. Pertama, soal pilihan ganda. Pada jenis soal ini, siswa diberi pertanyaan dengan beberapa pilihan jawaban. Siswa memilih satu jawaban yang diyakini benar. Bentuk soal kedua, yaitu pilihan ganda kompleks. Pada jenis soal pilihan ganda kompleks, siswa harus mengerjakan soal dalam bentuk pernyataan. Pernyataan ini dapat diikuti kolom pilihan jawaban ya atau tidak, benar atau salah, atau lebih dari dua pilihan jawaban. Bentuk soal ketiga, yaitu isian singkat. Bentuk soal ini mengharuskan siswa untuk mengisi jawabanberupa angka.
Bentuk soal keempat, yaitu menjodohkan. Bentuk soal ini mengukur kemampuan peserta tes dalam mencocokkan, menyesuaikan, dan menghubungkan dua pernyataan. Bentuk soalnya terdiri atas dua lajur, yaitu lajur kiri untuk pokok soal dan lajur kanan untuk jawaban. Jumlah jawaban lebih banyak daripada jumlah pokok soal. Siswa menjawab dengan cara menghubungkan pokok soal dengan jawaban yang tepat. Bentuk soal terakhir, yaitu soal uraian. Siswa dituntut untuk mengingat dan mengemukakan gagasan dalam bentuk uraian tertulis di kolom penjelasan. Di kolom ini, siswa dapat memasukkan huruf, angka, karakter, spasi, dan enter saja.
Siswa dapat berlatih mengerjakan soal AKM dengan memanfaatkan contoh-contoh soal yang sudah tersedia di dunia maya. Sekolah juga dapat berupaya untuk mengadakan sebanyak mungkin simulasi dan latihan soal. Selain itu, sekolah dapat memberikan pelatihan kepada guru. Guru tidak hanya mendapatkan teori AKM, tetapi juga praktik membuat soal yang sangat diperlukan oleh guru-guru saat ini.
Agung Tri Haryanta
Sumber:
http://web.archive.org/web/20220806215101/https://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/mengenal-lebih-dekat-bentuk-soal-asesmen-kompetensi-minimum-akm-sekolah-dasar, diakses 14 Oktober 2022
http://web.archive.org/web/20221014083030/https://ditpsd.kemdikbud.go.id/public/artikel/detail/persiapkan-asesmen-kompetensi-minimum-akm-menuju-sekolah-berkualitas, diakses 14 Oktober 2022
http://web.archive.org/web/20220809155904/https://bbpmpjateng.kemdikbud.go.id/akm-kuasai-materinya-kenali-bentuk-soalnya/, diakses 14 Oktober 2022
http://web.archive.org/web/20220123234120/https://ditsmp.kemdikbud.go.id/memahami-konsep-pelaksanaan-asesmen-nasional-tahun-2021/, diakses 15 Oktober 2022
http://web.archive.org/web/20220730113911/https://ditsmp.kemdikbud.go.id/jenis-soal-apa-saja-yang-muncul-di-anbk-2021/, diakses 15 Oktober 2022
http://web.archive.org/web/20201020192115/https://www.kompas.com/edu/read/2020/10/12/060000471/kemendikbud–asesmen-nasional-dilakukan-murid-guru-dan-kepala-sekolah?page=all, diakses 15 Oktober 2022
http://web.archive.org/web/20220811061756/https://prsoloraya.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-1115186040/resmi-kemdikbud-wajibkan-kepala-sekolah-dan-guru-ikut-asesmen-nasional-simak-agenda-tendik-di-bulan-agustus, diakses 15 Oktober 2022
