
Pendidikan jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) saat ini semakin unggul. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Ditjen Pendidikan Vokasi terus melakukan transformasi pada jenjang pendidikan ini. Upaya tersebut dibuktikan dengan terselenggaranya kembali program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan Skema Pemadanan Dukungan (SMK PK SPD) pada 2023. Program ini diselenggarakan kembali karena keberhasilan pelaksanaan program serupa pada 2022.
Program SMK PK SPD merupakan bentuk pengembangan SMK Pusat Keunggulan berbasis kemitraan dan penyelarasan terhadap dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Pembiayaan program ini akan diperoleh dari APBN dan investasi DUDI. Besar pendanaan akan disamaratakan antara Kemendikbud Ristek dan investasi oleh sektor industri. Pendanaan maksimal yang diberikan pemerintah sebesar tiga milyar rupiah.
Pada penyelenggaraan program SMK PK SPD 2022, 373 SMK di seluruh Indonesia telah merasakan manfaatnya. Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati mengatakan “Manfaat program ini banyak sekali, seperti adanya kurikulum yang selaras dengan industri, teaching factory yang telah berorientasi produk, dan banyaknya guru yang telah tersertifikasi”.
Selain bidang pendidikan, Program SMK PK SPD 2022 juga meraih dukungan positif dari sektor industri. Dukungan ini dibuktikan dengan tingginya minat sektor industri untuk bekerja sama dalam meningkatkan keterampilan peserta didik jenjang SMK. Berdasarkan data dari Kemendikbudristek, program ini telah meraih dukungan dari 349 industri dengan total investasi sebesar Rp 439,25 miliar. Investasi tersebut selanjutnya dibagikan kepada 373 SMK dengan rata-rata dana yang diberikan sebesar Rp1,18 miliar per sekolah.
investasi dari sektor industri tersebut digunakan untuk menyediakan sarana dan prasarana pembelajaran, praktek kerja lapangan, pelatihan dan sertifikasi guru, pengembangan teaching factory, praktisi mengajar (guru tamu), penyelarasan kurikulum, serta upaya lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya jenjang SMK.
Melalui program SMK PK SPD, kemitraan yang baik antara DUDI dengan SMK diharapkan akan terjalin. Dukungan tinggi dari sektor industri ini pun menjadi cerminan besarnya antusias dan harapan dari banyak pihak terhadap pendidikan vokasi di Indonesia. Termasuk kesadaran bahwa pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Untuk periode 2023, program ini masih dalam tahap pendaftaran yang dibuka sejak 17 November lalu dan akan berakhir pada Januari 2023. Pemerintah juga menargetkan ke depannya jumlah SMK yang ikut serta lebih banyak dari 2022.
Salma Bela
Sumber:
https://web.archive.org/web/20221216013412/https://radioedukasi.kemdikbud.go.id/read/3460/kemendikbudristek-kembali-buka-program-smk-pk-skema-pemadanan-dukungan-2023.html, diakses 30 Desember 2022
