Lebih dari 140.000 Satuan Pendidikan Menerapkan Kurikulum Merdeka

Implementasi kurikulum Merdeka merupakan bentuk fasilitasi Kemendikbudristek. (Gambar: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:EDU_-_Classroom_management_(4843397062).jpg, diunduh 2 Januari 2023)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengapresiasi tingginya animo satuan pendidikan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka (Kumer). Kemendikbudristek menyatakan bahwa sudah lebih dari 140.000 satuan pendidikan  menerapkan Kurikulum Merdeka. Kumer diterapkan secara bertahap dan sistematis, dimulai dari pengembangan pada 2020 dan uji coba prototipe pada 2021.

Saut Maria, Tim Staf Khusus Kemendikbudristek, menyampaikan bahwa ada enam strategi untuk menyukseskan implementasi Kumer di satuan pendidikan. Berikut keenam strategi tersebut.

  1. Guru dan kepala sekolah belajar mandiri melalui platform Merdeka Mengajar. 
  2. Guru dan kepala sekolah belajar Kumer dengan mengikuti seri webinar.
  3. Guru dan kepala sekolah belajar Kumer di dalam komunitas belajar. 
  4. Guru dan kepala sekolah belajar praktik didampingi narasumber yang sudah direkomendasikan. 
  5. Guru dan kepala sekolah memanfaatkan pusat layanan bantuan (helpdesk) untuk mendapatkan informasi lebih. 
  6. Guru dan kepala sekolah bekerja sama dengan mitra pembangunan untuk implementasi Kumer.

Dalam Rapat Koordinasi Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT), Saut Maria menyatakan bahwa Kemendikbud Ristek mendorong para guru dan kepala sekolah untuk menggunakan enam strategi tersebut dalam implementasi Kumer secara mandiri. Keenam strategi tersebut memberikan banyak manfaat, baik bagi guru maupun kepala sekolah. 

Kumer terus disosialisasikan oleh Kemendikbudristek kepada pemerintah daerah. Kemendikbudristek juga melakukan bimbingan teknis (bimtek) tentang cara pembelajaran Kumer kepada dinas pendidikan, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), dan Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS), serta melakukan sosialisasi kepada mitra pembangunan.

Berdasarkan dari data laman kurikulum.kemendikbud.go.id, Kumer sudah digunakan seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, hingga Pendidikan Khusus dan Kesetaraan. Berikut jumlah satuan pendidikan tiap jenjang yang sudah mengimplementasikan Kumer. 

  1. PAUD : 24.159 satuan pendidikan
  2. SD : 84.034 satuan pendidikan
  3. SMP : 18.938 satuan pendidikan  
  4. SMA : 6.448 satuan pendidikan  
  5. SLB : 709 satuan pendidikan  
  6. SMK : 6.863 satuan pendidikan  
  7. RA : 62 satuan pendidikan  
  8. MI : 215 satuan pendidikan  
  9. MTS : 108 satuan pendidikan  
  10. MA : 64 satuan pendidikan  
  11. MAK : 0 satuan pendidikan  
  12. SKB/PKBM : 1.665 satuan pendidikan  

Secara keseluruhan, ada 143.265 satuan pendidikan  sudah menggunakan Kumer. Implementasi Kumer merupakan bentuk fasilitasi Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan yang ditujukan kepada guru, kepala sekolah, kepala madrasah, dan kepala PKBM dalam mempersiapkan implementasi Kurikulum Merdeka.

R. Wicakso

Sumber: 

http://web.archive.org/web/20221015202157/https://kurikulum.gtk.kemdikbud.go.id/, diakses 30 Desember 2022

http://web.archive.org/web/20221214074031/https://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/6-strategi-sukseskan-implementasi-kurikulum-merdeka-secara-mandiri,diakses 30 Desember 2022

http://web.archive.org/web/20221214073241/https://www.kompas.com/edu/read/2022/12/08/125417171/kemendikbud-143000-satuan-pendidikan-terapkan-kurikulum-merdeka?page=all, diakses 30 Desember 2022